
Trending.co.id, Kaltim – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah. Hal ini diwujudkan melalui seminar bertema “Perempuan Tangguh, Keluarga Kuat, Kalimantan Timur Maju” yang digelar bersamaan dengan pertemuan rutin bulanan di Aula Bankaltimtara, Selasa (2/9/2025).
Ketua DWP Kaltim, Ny. Nurul Atika Ujang, menegaskan bahwa tema yang diusung bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi semangat hidup yang diamalkan bersama. “Perempuan tangguh, keluarga kuat, Kalimantan Timur maju adalah ruh yang wajib diwujudkan. Perempuan berperan strategis dalam memperkokoh keluarga sebagai pondasi lahirnya masyarakat tangguh dan daerah maju,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perempuan tangguh adalah sosok yang mandiri, cerdas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memimpin baik di ranah keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, peran perempuan bukan hanya mendampingi, tetapi juga menggerakkan.
Berbagai program telah digulirkan DWP Kaltim untuk memperkuat peran tersebut. Mulai dari pelatihan manajemen keuangan keluarga, edukasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, hingga gerakan gaya hidup sehat seperti senam bersama. Semua kegiatan itu diarahkan agar perempuan mampu mengelola keluarga dengan bijak sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental.
Ny. Nurul Atika juga menegaskan pentingnya membangun keluarga harmonis sebagai kunci ketahanan masyarakat. “Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi berkarakter, dan generasi berkualitas inilah yang akan membawa Kaltim maju,” tuturnya.
Ia menambahkan, seluruh langkah DWP Kaltim sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Momentum Musyawarah Daerah (MUSDA) V DWP Kaltim ke depan diharapkan menjadi ajang pemantapan sinergi dan transparansi organisasi, sehingga kiprah perempuan semakin nyata dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, DWP Kaltim berharap lahir semangat baru yang mampu menjadikan setiap keluarga tangguh sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang maju. “Saya berharap seminar ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kapasitas perempuan, baik dalam pengelolaan ekonomi rumah tangga, kesehatan, maupun pembentukan karakter generasi mendatang,” pungkasnya.[ADV/DISKOMINFO KALTIM]












Discussion about this post