Trending.co.id, Kutai Timur – Upaya modernisasi layanan perizinan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dipacu melalui penguatan implementasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA).
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kini menempatkan pelatihan intensif bagi pelaku usaha sebagai bagian dari strategi percepatan pelayanan dan peningkatan kualitas administrasi perizinan.
Kepala DPMPTSP Kutim, Darsafani, menegaskan bahwa penguasaan OSS RBA menjadi syarat penting dalam mendorong percepatan perizinan dan menghindari hambatan teknis yang selama ini sering dialami pemohon.
“Kami ingin semua pelaku usaha memahami alur OSS RBA dengan baik, sehingga proses izin dapat selesai lebih cepat dan tepat,” ujar Darsafani.
Pelatihan yang diselenggarakan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi sesi praktik langsung.
Peserta dipandu untuk mengenali kategori risiko usaha, cara menyusun komitmen, hingga teknik membaca status izin pada sistem real-time.
Selain pelatihan terpusat, DPMPTSP Kutim memperluas titik pendampingan di kecamatan-kecamatan yang memiliki pertumbuhan usaha cukup pesat.
Menurut Darsafani, optimalisasi OSS RBA akan menjadi kunci pembangunan iklim investasi Kutim pada tahun mendatang.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat sistem digital yang cepat, mudah, dan tidak berbelit,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas pengguna akan berdampak langsung pada efisiensi pelayanan, terutama bagi usaha kecil dan menengah yang selama ini membutuhkan pendampingan lebih intensif.
Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara konsisten, DPMPTSP Kutim optimistis ekosistem layanan digital akan semakin matang.
Pemerintah berharap percepatan layanan ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga mendorong masuknya lebih banyak investasi baru ke berbagai sektor di Kutim.(ADV)












Discussion about this post