Trending.co.id, Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Bontang Utara di Aula Kelurahan Bontang Kuala, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana kebakaran yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.
Mewakili Wali Kota Bontang, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Bontang Dasuki menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang secara konsisten menjalankan tugas dan kewajiban melakukan edukasi serta pembinaan kepada masyarakat. Upaya ini dinilai bukan sekadar amanah institusi, tetapi juga komitmen nyata dalam melindungi keselamatan dan ketenteraman masyarakat.
“Kebakaran adalah salah satu jenis bencana yang datang tanpa diduga. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan pengetahuan masyarakat menjadi kunci penting untuk meminimalisasi risiko, kerugian, bahkan korban jiwa,” ujar Dasuki.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya formalitas, tetapi bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih memahami langkah-langkah pencegahan dan penanganan keadaan darurat kebakaran. Diharapkan masyarakat yang awalnya belum mengetahui dapat memahami, serta yang sebelumnya kurang peduli menjadi lebih waspada dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat melalui pembentukan kelompok-kelompok relawan seperti Balakar, Masyarakat Peduli Api, dan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Pengembangan relawan ini juga diperkuat oleh Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1-306 Tahun 2020, sebagai dasar pembinaan relawan secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Penanggulangan kebakaran tidak dapat dilakukan satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi kuat melalui konsep 3 Pilar, yaitu Pemerintah, swasta dan Masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ketiga pilar ini, ancaman kebakaran dapat diminimalisasi secara signifikan, sekaligus memperkuat ketangguhan wilayah dalam menghadapi potensi bencana.
Dasuki berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. Semangat membangun Bontang sebagai kota yang aman, siaga, dan peduli keselamatan diharapkan dapat terwujud melalui sinergi dan kerja sama yang baik semua pihak.
“Semoga upaya yang kita lakukan bersama dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap menghadapi potensi kebakaran,” pungkasnya.(*)












Discussion about this post