Trending.co.id, Kutai Timur – Peluang menjadi daerah dengan jumlah kandidat Rujukan Sekolah Rujukan Google terbanyak nasional tinggal selangkah lagi. Pasalnya, hampir semua indikator memenuhi, namun tinggal pengadaan chromebook yang masih terkendala dengan biaya karena adanya efisiensi anggaran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono mengatakan, sebagian besar persyaratan telah diselesaikan, termasuk pelatihan intensif bagi guru dan pemenuhan akun belajar untuk seluruh siswa.
“35 itu semuanya sudah kita selesaikan, kecuali yang Chromebook ya. Jadi, pertama semua guru Bimtek Google level zero, kemudian minimal 30 persen gurunya S1, serta semua guru dan siswanya itu punya akun belajar,” jelas Mulyono, Selasa (7/12/2025).
Namun, ada satu kendala besar yang masih menghambat percepatan ketersediaan perangkat Chromebook. Perangkat ini menjadi syarat mutlak dengan ketentuan minimal 60 unit untuk dua kelas percontohan. Dari seluruh hal tersebut, aspek inilah yang belum terpenuhi sepenuhnya.
“Ini saja yang masih kita akan coba aturkan. Mungkin kita sistem silang dulu lah, Chromebook-chromebook yang belum termaksimalkan bisa saja untuk melengkapi dulu,” jelasnya.
Menurut Mulyono, kebutuhan Chromebook sempat terhambat oleh mekanisme pengadaan di tingkat pusat. Kendati demikian, pihaknya optimistis pemenuhan perangkat bisa dimulai secara bertahap pada 2026, menyesuaikan kemampuan daerah dan ketersediaan anggaran.
“Bertahap dulu sesuai kondisi daerah. Yang penting mulai dulu, semakin cepat semakin baik,” tegasnya.
Jika pemenuhan perangkat berhasil diselesaikan, Kutai Timur akan menorehkan capaian penting menjadi daerah dengan sekolah KSRG terbanyak secara nasional.
Status itu, menurut Mulyono, tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah di Kutim untuk menjadi model transformasi pembelajaran digital yang tetap berpegang pada penguatan literasi dasar.
“Kita tetap menjaga literasi membaca dan menulis, sambil menyiapkan pembelajaran digital. Dua-duanya harus berjalan seiring,” pungkasnya. (adv)












Discussion about this post