Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Kapolres Bontang Ungkap Fakta Menarik Dibalik Insiden Polisi Rusak Kaca Mobil

by admin
23/07/2025
in Berita Daerah, Trending
Kapolres Bontang Ungkap Fakta Menarik Dibalik Insiden Polisi Rusak Kaca Mobil

Keterangan: Konferensi pers, klarifikasi resmi Polres Bontang atas video viral seorang petugas Satlantas merusak kaca mobil menggunakan helm. (Trending.co.id/Jay)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Trending.co.id, Bontang – Polres Bontang mengungkap kronologis kejadian seorang petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang yang memukul kaca sebuah mobil menggunakan helm hingga pecah. Kejadian ini terjadi di Lantai I Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), pada Senin (21/7/2025) pagi sekira pukul 07.15 WITA.

Dalam sebuah video yang berdurasi 49 detik, memperlihatkan aksi aparat tersebut. Aksi ini pun memicu reaksi dari dari pengunjung sehingga berkerumun di area itu. Beberapa warga dan rekan petugas itu mencoba menghentikan perbuatan polisi yang sedang emosi.

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut perlu diklarifikasi sehingga tak menimbulkan spekulasi negatif di tengah masyarakat. AKBP Widho menyebut sebelum kericuhan itu terjadi, petugas sudah mencoba menghentikan pengendara mobil Daihatsu Gran Max DA 8072 PM yang diketahui berinisial A (21).

“Pada saat itu, personel kami sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas. Dan menerima laporan masyarakat adanya insiden tabrak lari di Lok Tuan,” ungkap AKBP Widho Anriano saat press release yang berlangsung di Mako Polres Bontang, Rabu (23/7/2025) pagi sekira pukul 11.19 WITA

Lebih lanjut, AKBP Widho, mengungkapkan, personel Satlantas tengah bertugas melihat mobil yang diduga menjadi pelaku tabrak lari melaju dengan kecepatan tinggi. Polisi kemudian mencoba memberhentikan kendaraan tersebut.

Namun, bukannya berhenti, pengendara roda empat ini justru tak mengindahkan imbauan dari petugas. Bahkan, nyaris menabrak polisi serta membahayakan warga di sekitar lokasi yang ramai.

“Mengabaikan perintah petugas dan membahayakan aparat yang ingin memberhentikan, termasuk masyarakat di tempat tersebut,” jelas polisi berpangkat bunga dua itu.

Kata dia, petugas pun melakukan pengejaran terhadap pengendara mobil. Setelah melewati beberapa jalan, sopir mobil kemudian membelokkan kendaraan itu ke dalam area parkiran Pasar Tamrin, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan.

Karena kondisi warga yang ramai, sopir itu pun tak bisa melanjutkan pelarian karena terjebak dengan pengunjung pasar dan warga sekitar.

Setelah pengejaran, sopir ini juga tidak mau keluar dari mobil yang dikendarai. Lantaran tidak kooperatif dengan petugas sehingga terjadilah seperti yang ditunjukkan dalam video singkat itu.

“Pelaku berhasil diamankan di sekitar Pasar Rawa Indah. Saat diamankan pelaku tidak dapat menunjukkan surat resmi baik SIM dan STNK dari kendaraan,” terangnya.

AKBP Widho mengaku perilaku dari petugas saat itu tidak dapat dibenarkan dan melanggar etika di masyarakat. Sebaiknya, saat polisi bertugas di lapangan mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat sekitar.

Ia menegaskan bahwa personil yang terlibat akan diberikan sanksi secara internal. Kini personel tersebut sudah diserahkan kepada bagian Propam (Profesi dan Pengamanan) Polres Bontang untuk di proses sesuai dengan ketentuan institusi Polri.

“Meski demikian perilaku tersebut tidak dapat dibenarkan. Petugas yang bersangkutan juga sudah kami lakukan tindakan internal,” tegasnya.

Atas aksi dari yang ramai di masyarakat, AKBP Widho menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari peristiwa itu. Dalam kesempatan ini juga, dirinya menegaskan komitmen melakukan pembinaan di internal kepolisian dan penegakan hukum secara profesional serta berkeadilan.

“Saya selaku Kaporles Bontang menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi. Kami juga mengajak masyarakat mendukung kinerja kepolisian dan melaporkan jika ada perilaku anggota kami di lapangan yang sidak sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Selain itu, Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo menambahkan, personel tersebut sudah diberi hukuman sanksi fisik berupa push up sebanyak 50 kali dan lari di depan anggota yang lain saat apel pagi. Tujuannya, agar personel yang lain tidak melakukan perbuatan serupa.

“Yang bersangkutan juga kami berikan sanksi fisik berupa push up sebanyak 50 kali dan lari,” jelasnya.

Sementara pengemudi dari kendaraan roda empat ini, AKP Purwo mengatakan tidak dapat tindakan hukum tidak dapat dilanjutkan karena tidak ditemukan adanya pelanggaran. Pengendara mobil hanya diberikan surat sanksi berupa surat tilang, lantaran tidak mempunyai surat saat dilakukan pemeriksaan.

“Setelah kami selidiki dan tanyakan kepada pelapor dan terlapor bahwa tidak ada gesekan dari kedua kendaraan. Kejadian ini terjadi karena mereka sama-sama panik,” tandasnya.

Untuk kaca mobil yang pecah, dia menyebut akan diberikan ganti rugi. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemilik kendaraan dan akan mengganti kerusakan tersebut,” pungkasnya. (Jay)

Share306Tweet191Share77

Related Posts

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat
advetorial

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

25/06/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja
Berita Daerah

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan
Berita Daerah

Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

14/03/2026
Pembelian Mess Pemkot Bontang di Jakarta, Ini Penjelasan Wali Kota
Berita Daerah

Pembelian Mess Pemkot Bontang di Jakarta, Ini Penjelasan Wali Kota

13/03/2026
BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar
Berita Daerah

BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar

12/03/2026
Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah
Opini

Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah

12/03/2026
Next Post
Bapemperda DPRD Kaltim Konsultasi ke Kemendagri, Dorong Regulasi Adaptif untuk Kebutuhan Daerah

Bapemperda DPRD Kaltim Konsultasi ke Kemendagri, Dorong Regulasi Adaptif untuk Kebutuhan Daerah

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

    Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Masih Belum Memiliki Kantor, Yassier Arafat Dorong Pembangunan Kelurahan Berbas Pantai

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • New Croatian Gaming Site Launches in 2026

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • DPRD Kaltim Siap Kawal Ganti Rugi Lahan Warga Yang Terdampak Pembangunan Jalan Ringroad

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Kwarda Kaltim Gelar Rakor Program Kerja 2025, Perkuat Sinergi Saka, Sako, dan Gugusdarma

    748 shares
    Share 299 Tweet 187

Berita Terkini

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

25/06/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

14/03/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.