Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Aktivitas Tambang Galian C di Kanaan Tuai Protes Warga, Debu dan Banjir Jadi Ancaman

by admin
10/10/2025
in Berita Daerah, Trending
Aktivitas Tambang Galian C di Kanaan Tuai Protes Warga, Debu dan Banjir Jadi Ancaman

Keterangan: Sejumlah warga protes keberadaan tambang Galian C di Jalan Pemakaman Kristen Baru, Kanaan, Bontang Barat (Jay/Trending.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Trending.co.id, Bontang – Sejumlah warga kembali mengeluhkan keberadaan Tambang Galian C di Jalan Pemakaman Kristen, Kampung Ramah, RT 01, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat. Pasalnya aktivitas tambang tersebut menyebabkan jalan berdebu, bahkan banjir ketika hujan mengguyur pemukiman warga.

Akbar salah satu warga yang telah tinggal sekira 12 tahun, mengungkapkan, keberadaan tambang berdampak pada usaha ayam miliknya. Ia mengaku baru-baru ini area rumahnya terendam banjir diduga air kiriman dari aktivitas pengerukan tanah.

Selain usaha ayam, ia juga memiliki usaha jual beli pelbagai bahan bangunan yang rusak bila terkena air. Akbar khawatir hal itu dapat berakibat fatal jika terus dibiarkan.

“Kami terdampak banjir saat hujan dan kalau kemarau hari-hari terkena debu. Belum lagi ada ayam saya, bisa mati semua kalau terendam air. Ada juga bahan bangunan, kalau rusak siapa yang mau ganti rugi,” ungkap Akbar kepada awak media, Jumat (10/10/2025).

Lebih lanjut, Akbar bilang, kegiatan tambang berlangsung tanpa pemberitahuan ke warga sekitar. Menurut, warga lainnya yakni Rosiati. Dia menceritakan, keluhan ini juga sudah disampaikan ke RT setempat. Namun, hingga detik ini tak ada kepastian.

“Tiba-tiba saja tanpa ada komunikasi ke kami. Kami juga tanya pak RT yang awalnya dilarang. Sekarang tidak tau kenapa malah dibiarkan,” keluhnya.

Mediasipun menjadi jalan tengah untuk menyelesaikan problem dan protes dari masyarakat. Namun, pertemuan yang semula disepakati pada Jumat, 10 Oktober 2025 sekitar pukul 09.
00 WITA di Kantor Polsek Bontang Barat, sempat tidak berjalan.

Protes warga ini pun melakukan penahanan serta pemberhentian beberapa truk yang hendak memuat galian tanah timbunan. Situasi sempat bersitegang antar warga. Adu mulut pun tak terhindarkan

Tak sampai disitu, Andi salah seorang warga pemilik usaha ternak ikan air tawar juga mengalami kerugian. Andi mengaku, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu berakibat sekitar 20 kolam ikan miliknya tertimbun tanah dan lumpur. Andi menduga banjir tersebut dipicu kegiatan tambang.

“Ada sekitar 20 kolam milik saya tertimbun. Berbagai jenis ikan air tawar,” akunya.

Mansur warga lainnya, menyampaikan keluhan serupa. Ia menyebut, dirinya telah tinggal sekitar 10 tahun. Berbagai upayapun sudah dilakukan untuk menyalurkan unek-uneknya. Tapi,

“Kalau saya sudah capek, silahkan artikan sendiri. Sudah saya laporkan semua nya baik. Hari-hari makan debu kalau kemarau,” keluhnya.

Seorang pria paru baya bernama Simon yang tinggal sekitar 100 meter dari kawasan pertambangan juga menuturkan protes yang sama. Simon menceritakan dirinya telah bermukim sejak 2014 silam.

“Kalau tidak kemarau ya banyak debu, kalau hujan banjir. Sekarang beberapa jalan juga terkikis,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bontang Barat, Iptu Hadi Esmoyo, menegaskan jika keberadaan tambang Galian C merugikan warga maka semestinya ditutup. Ia menekankan agar semua pihak dapat mengedepankan diskusi dan penyelesaian secara bijak tanpa ada unsur kekerasan.

“Kalau ada warga yang dirugikan maka kegiatan tambang kami akan tutup,” tegas Iptu Hadi kepada wartawan. (Jay)

Share299Tweet187Share75

Related Posts

Jual Beli Karbon Biru ; Potensi Cuan di Padang Lamun Bontang?
Berita Daerah

Jual Beli Karbon Biru ; Potensi Cuan di Padang Lamun Bontang?

17/07/2026
KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan
advetorial

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

14/07/2026
Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut
advetorial

Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

10/07/2026
Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua
advetorial

Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

10/07/2026
59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi
advetorial

59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi

09/07/2026
 DPRD Bontang Soroti 59 Kasus Kehamilan Anak, Dorong Kolaborasi OPD dan Tokoh Agama
advetorial

 DPRD Bontang Soroti 59 Kasus Kehamilan Anak, Dorong Kolaborasi OPD dan Tokoh Agama

09/07/2026
Next Post

Dijital Türk Casinolarının Liderleri: Anında Tahsilatlar ve Yüksek İkramiyelerle Kazanma Şansınızı Katlayın!

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Jual Beli Karbon Biru ; Potensi Cuan di Padang Lamun Bontang?

    Jual Beli Karbon Biru ; Potensi Cuan di Padang Lamun Bontang?

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • AKBP Alex Frestian Undur Diri, Ini Profil Singkat Kaporles Baru di Bontang

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Anak  Melahirkan di Usia Belia: Peringatan Keras bagi Bangsa dan Generasi

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Satu Perusahaan di Bontang dapat Proper Merah, Ini Kata Politisi PAN: Muhammad Irfan

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • FP2L Laporkan Dugaan Limbah FABA PT EUP dan GPK, Minta Pemkot Bontang Tindak Tegas

    762 shares
    Share 305 Tweet 191

Berita Terkini

Jual Beli Karbon Biru ; Potensi Cuan di Padang Lamun Bontang?

Jual Beli Karbon Biru ; Potensi Cuan di Padang Lamun Bontang?

17/07/2026
KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

14/07/2026
Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

10/07/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.