Trending.co.id, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) menyatakan dukungan penuh terhadap layanan pengaduan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129. Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala DP3A Kukar, H. Hero Suprayetno, dalam kegiatan Sosialisasi SAPA 129 yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Grand Fatma Tenggarong pada Rabu (19/2/2025).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala DKP3A Provinsi Kalimantan Timur, Hj. Noryani Sorayalita, yang menyampaikan bahwa SAPA 129 adalah langkah strategis pemerintah dalam menyediakan akses pengaduan bagi korban kekerasan. Layanan ini dapat diakses melalui telepon 129 atau WhatsApp di 08111-129-129. “SAPA 129 memiliki enam standar pelayanan, yaitu pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara, mediasi, dan pendampingan korban,” jelasnya.
Menurut Noryani, SAPA 129 merupakan inisiatif dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) yang bertujuan untuk mempermudah akses pelaporan bagi korban kekerasan, baik perempuan, anak, maupun laki-laki. “Layanan ini juga berfungsi sebagai sarana pendataan kasus serta upaya pencegahan melalui komunikasi, informasi, edukasi, dan pendampingan korban,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kadis P3A Kukar, H. Hero Suprayetno, menegaskan komitmen Pemkab Kukar dalam mendukung layanan SAPA 129. “Atas nama pemerintah daerah, khususnya DP3A Kukar, kami sangat mengapresiasi dan siap mendukung layanan pengaduan ini. Saya berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya melaporkan dan menangani kasus kekerasan secara cepat dan tepat agar dapat memberikan rasa aman bagi perempuan dan anak,” ujarnya.
Hero juga menyoroti dampak jangka panjang dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga pencegahan harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, perlindungan korban kekerasan bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga seluruh elemen masyarakat. “Kasus kekerasan perempuan dan anak harus ditangani secara serius agar tidak berlarut-larut, dan kita semua memiliki peran dalam mencegahnya,” katanya.
Lebih lanjut, Hero menjelaskan bahwa dukungan terhadap SAPA 129 selaras dengan visi dan misi Kukar Idaman yang terus digaungkan oleh Bupati Kukar. DP3A Kukar telah melakukan berbagai inovasi dan percepatan dalam penanganan kasus kekerasan, namun upaya ini membutuhkan sinergi lintas sektor. “Diperlukan koordinasi dengan jejaring terkait untuk asesmen, pendampingan, dan mediasi korban, serta pelayanan terpadu guna pemenuhan hak atas kebenaran, keadilan, pemulihan, dan perlindungan bagi perempuan dan anak,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan SAPA 129 dan aktif melaporkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, Kukar berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi perempuan serta anak.
[Adv | Diskominfo Kukar]












Discussion about this post