Trending.co.id, Bontang – Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Sumardi menyayangkan nasib ratusan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Trunajaya (Unijaya) Bontang. Pasalnya, nasib mereka dalam kondisi tidak jelas. Perkuliahan tidak berjalan dan hendak pindah, tapi administrasi tidak ada.
Dalam pernyataannya, Sumardi mengatakan sebagai alumni kampus, tentunya ia akan mengawal masalah ini hingga menemukan titik terang. Sumardi menyayangkan pihak kampus tidak hadir dalam rapat ini. Padahal tujuan rapat gabungan antara Komisi A dan C DPRD Kota Bontang bersama perwakilan mahasiswa dan pemerintah daerah di Kota Taman untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Saya juga alumni dari sana. Lulus tahun 2012. Ketua yayasan harusnya hadir. Tidak bisa selesai masalah ini, kalau mereka tidak hadir,” ucap Sumardi saat rapat sedang berjalan, Senin (16/6/2025).
Hal itu disampaikan di depan Ketua Komisi A, Heri Keswanto yang bertindak sebagai pimpinan rapat. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat I, Lantai 2, Kantor DRPD Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.
“Apalagi perwakilan Pemkot Bontang, di sini ada Asisten I, Baperida, dan Inspektorat serta perwakilan mahasiswa,” sambungnya.
Politisi partai berlambang bintang mercy ini menegaskan jika kasus ini harus dikawal dan diselesaikan. Kata dia, ini harus diperjuangkan. Kampus tersebut memiliki banyak historis dan harus diketahui.
“Kasian adek-adek mahasiswa ini nasib nya bagaimana. Ini harus diperjuangkan,” tegasnya.
Sumardi berharharap setelah pertemuan ini ada tindaklanjut dan menemukan solusi terbaik untuk status ratusan mahasiswa tersebut.
Lebih lanjut, ia menyampaikan jika Ketua Yayasan juga sudah coba untuk dikonfirmasi. Baik melalui telepon atau pesan, tapi tidak mendapatkan respons.
Baginya, tidak hanya status mahasiswa tapi akan berdampak pada kondisi sosial. Tapi, masa depan para mahasiswa dikemudian hari akan suram.
“Saya juga coba hubungi ketua yayasan baik melalui telepon atau chat tidak bisa. Mudah-mudah pasca pertemuan ini ada tindaklanjut. Kasihan mahasiswa statusnya gantung,” tutupnya. (Jay/Adv DPRD Bontang)











Discussion about this post