Trending.co.id, Kaltim – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Dusun Muara Kate, Kabupaten Paser, menjadi titik harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup di bawah bayang-bayang konflik tambang. Namun, bagi Anggota DPRD Kaltim Andi Faisal Assegaf, harapan tersebut harus segera diwujudkan dalam bentuk kebijakan konkret.
Legislator dari Fraksi Demokrat itu menegaskan bahwa janji Wapres bukanlah akhir, melainkan awal dari tugas berat pemerintah dalam menegakkan keadilan di kawasan terdampak tambang. “Keadilan sosial itu bukan wacana. Ia harus hadir dalam keputusan yang tegas dan berpihak,” katanya pada Jumat (20/6/2025).
Wapres Gibran sebelumnya berjanji menyelesaikan perkara hukum yang membelit masyarakat Muara Kate serta memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat lalu lintas tambang. Namun Andi Faisal menilai, selama tidak ada pengawasan serius, hal tersebut bisa kembali stagnan.
“Kami akan kawal janji-janji itu agar benar-benar terealisasi. DPRD punya tanggung jawab moral dan politik untuk mengawal hak rakyat,” ucapnya.
Ia juga mengkritisi penggunaan jalan umum untuk operasional tambang yang selama ini dibiarkan tanpa pengawasan ketat. Menurutnya, sudah saatnya pemerintah menertibkan aktivitas industri yang merugikan masyarakat.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga kekompakan masyarakat dalam menyikapi konflik tambang. Ia mengimbau warga tidak mudah dipecah belah oleh kepentingan sesaat dan tetap fokus memperjuangkan hak secara konstitusional.
“Persatuan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memperjuangkan keadilan. Jangan beri celah pada mereka yang ingin memecah belah solidaritas warga Muara Kate,” tegasnya.
DPRD Kaltim, menurut Andi Faisal, akan terus berada di barisan depan mengawal aspirasi masyarakat, memastikan janji Wapres Gibran menjadi kenyataan yang dapat dirasakan seluruh warga.
[ADV | DPRD KALTIM]











Discussion about this post