Trending.co.id, Kaltim – Insiden kebakaran yang sempat melanda Big Mall Samarinda belum lama ini menuai perhatian serius dari DPRD Kalimantan Timur. Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Abdul Giaz, meminta manajemen pusat perbelanjaan tersebut segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan dan proteksi kebakaran.
Dalam keterangannya, Abdul Giaz menyoroti pentingnya memastikan seluruh sistem proteksi seperti sprinkler dan alat pemadam otomatis dapat berfungsi dengan optimal dalam kondisi darurat. Ia menyayangkan dugaan tidak aktifnya sistem pemadam otomatis saat kejadian berlangsung, yang seharusnya menjadi garda pertama dalam mencegah kebakaran membesar.
“Kita minta ada evaluasi total. Sistem sprinkler dan alarm darurat itu bukan formalitas, tapi harus bisa bekerja saat dibutuhkan. Ini menyangkut keselamatan banyak orang,” ujar politisi muda dari Fraksi PAN, Senin (24/6/2025).
Giaz juga menilai Big Mall memiliki peran yang tidak hanya terbatas sebagai pusat ekonomi, namun juga sebagai ruang publik dan sosial bagi warga Samarinda. Menurutnya, keberadaan mall tersebut sudah menjadi bagian penting dalam rutinitas masyarakat, sehingga proses pemulihan harus dilakukan secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
“Big Mall ini bukan sekadar tempat belanja. Ia jadi tempat hiburan, kumpul keluarga, hingga destinasi wisata lokal. Kalau tutup terlalu lama, bukan cuma ekonomi yang terdampak, tapi juga kegiatan sosial warga,” jelasnya.
Sebagai bentuk pengawasan, Komisi II DPRD Kaltim berencana memanggil seluruh manajemen pusat perbelanjaan di Samarinda dalam waktu dekat. Giaz menyebut hal ini penting untuk memastikan kesiapan sistem mitigasi bencana di setiap fasilitas publik. “Kami tidak ingin insiden ini terulang. Semua mall akan kita panggil untuk memastikan SOP mereka jalan,” tegasnya.
Ia berharap Big Mall segera melakukan pembenahan teknis dan memastikan bahwa operasional di masa mendatang berjalan dengan jaminan keselamatan yang lebih tinggi. “Kita semua ingin Big Mall kembali beroperasi, tapi jangan sampai pemulihan ini mengabaikan akar persoalan. Keamanan harus jadi prioritas utama,” pungkasnya.
[ADV | DPRD KALTIM]












Discussion about this post