Trending.co.id, Kutai Timur – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kutai Timur (Kutim) resmi meluncurkan inovasi Sistem Informasi Gerak Cepat dan Tepat (SIGAP). Inovasi ini
lahir dari kebutuhan mendesak di lapangan setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan data manual yang dinilai menghambat kerja tim.
Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan dan Pengawasan Diskop UKM Kutim, Firman Wahyudi mengungkapkan, ide pengembangan SIGAP sebenarnya telah digagas dua tahun lalu. Saat itu, timnya kesulitan memberikan pelayanan cepat karena harus memeriksa data koperasi secara manual.
“Pengalaman kami turun ke lapangan sangat terkendala data manual,” ujar Firman.
Kondisi tersebut diperparah dengan rendahnya jumlah koperasi aktif. Pada 2021, dari hampir 1.450 koperasi yang terdata, hanya 47 koperasi yang dinyatakan aktif.
“Akhirnya kami harus jemput bola, walau dengan anggaran yang minim,” bebernya.
Kerja keras tim kemudian mendapat perhatian khusus dari Bupati Kutim. Dukungan pemerintah daerah membuat program pembinaan naik signifikan. Pelatihan koperasi yang awalnya hanya sekali setahun, kini bisa digelar hingga 10 angkatan per tahun.
Hasilnya terlihat jelas. Jumlah koperasi aktif terus meningkat hingga mencapai lebih dari 500 unit pada 2024. Kutim bahkan meraih penghargaan sebagai Pembina Koperasi Terbaik se-Kaltim pada 2022. Dan kembali mempertahankannya pada 2023. Dukungan kepala daerah yang rutin hadir dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan peresmian kantor koperasi menjadi salah satu indikator penilaian penting.
Di tingkat nasional, Bupati Kutim juga meraih predikat Pembina Koperasi Andalan dari Dekopin Pusat berkat keterlibatan langsung dalam pembinaan.
“Hadirnya SIGAP akan mempercepat validasi data, terutama untuk mengatasi tumpukan koperasi tak aktif yang merupakan “warisan” dari masa Kutim masih bergabung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar),” tutupnya. (adv)












Discussion about this post