Trending.co.id, Bontang – Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang keluar sebagai juara pertama (satu). Setelah mengalahkan dua pesaignya yakni Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan sebagai juara kedua, dan Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser berada di posisi ketiga .
Kemenangan tersebut diraih dalam ajang Lomba Desa/Kampung dan Kelurahan (Lomdeskel) tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Ajang ini gelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa.
Prestasi membanggakan ini diraih dan selanjutnya Kelurahan Satimpo akan mewakili Provinsi Kalimantan Timur berlaga di tingkat nasional.
Dihubungi terpisah, Lurah Satimpo, mengatakan pencapaian ini diperoleh atas sinergi antarunsur pimpinan dan pemangku kepentingan di Kelurahan Satimpo menjadi kunci utama keberhasilan.
Dukungan Wali Kota Bontang, Camat Bontang Selatan, Lurah Satimpo, Ketua PKK, Ketua LPM, serta perwakilan CSR Badak NGL tampil solid dalam menyampaikan paparan dan menjawab berbagai pertanyaan strategis dari Tim Penilai.
“Komitmen terhadap tata kelola pemerintahan kelurahan yang partisipatif, inovatif, dan transparan menjadi nilai lebih dalam penilaian tersebut,” ujar Maryono kepada Trending.co.id saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Aplikasi Whatsapp (WA), Selasa malam (24/6/2025) sekira pukul 20.19 Wita.
Lebih lanjut, Maryono mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Kata dia, bahwa Keberhasilan ini adalah buah dari kerja sama semua pihak — mulai dari jajaran pegawai Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Pemerintah Kota Bontang, hingga dukungan luar biasa dari CSR Badak NGL.
“Kami siap membawa nama Kalimantan Timur di tingkat nasional dengan semangat dan komitmen penuh,” kata Maryono penuh haru.
Ia juga berharap, ke depannya, Kelurahan Satimpo akan mempersiapkan diri secara intensif untuk berlaga di Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2025.
“Dengan terus mengedepankan pelayanan publik yang prima, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi berbasis potensi lokal,” pungkasnya.
Puncak penilaian berlangsung pada 19 Juni 2025, melalui sesi presentasi dan wawancara langsung di hadapan 7 orang Tim Penilai dari provinsi. Untuk kategori penilaian lomba meliputi administrasi, pemaparan dan profil desa/kampung dan kelurahan serta evaluasi perkembangan desa dan kelurahan tingkat provinsi.
Diketahui, pengumuman ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Surat Keputusan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur Nomor 400.10.2.2/364/DPMPD-II Tentang Penetapan Juara Lomba Desa/Kampung dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025.
“Hasil penilaian bersifat final dan mengikat serta tidak dapat dibatalkan atas dasar alasan apapun yang selanjutnya yang desa/kampung dan kelurahan telah ditetapkan dalam Surat keputusan,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Pemprov Kaltim, Puguh Harjanto dalam surat resmi di Samarinda, Selasa (24/6/2025).
Dalam pengumuman juga tidak hanya menetapkan juara lomba kelurahan. Termasuk penetapan juara desa/kampung di Provinsi Kalimantan Timur.
Juara I, II dan III Lomba Desa/Kampung Tingkat Provinsi Kalimantan Timur masing-masing sebagai berikut; Juara I diraih oleh Desa Padang Jaya Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser; Juara II Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau; dan Juara III Desa Sidorejo Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara.(jay)












Discussion about this post