Trending.co.id, Bontang – Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) jatuh setiap tanggal 29 November. Namun, di tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Bontang memperingati HUT KORPRI ke-54 di tanggal 1 Desember 2025. Peringatan HUT KORPRI ke-54 ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Mewujudkan Indonesia Maju”. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen aparatur sipil negara (ASN) dalam menjaga integritas, profesionalisme, serta memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni selaku Pembina KORPRI Kota Bontang menegaskan bahwa tema tahun ini harus dimaknai sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja ASN, tidak hanya dalam aspek pelayanan administrasi, tetapi juga kontribusi sosial bagi masyarakat. Ia mencontohkan beberapa kegiatan positif yang telah berjalan seperti penyediaan database donor darah ASN, kegiatan bersih lingkungan, serta berbagai bakti sosial lain yang membawa manfaat nyata.
“Tahun 2025 merupakan tahun ke-4 KORPRI Kota Bontang berperan sebagai wadah resmi profesi ASN. Jumlah anggota KORPRI meningkat signifikan dengan hadirnya ribuan PPPK dalam dua tahun terakhir, sehingga pembinaan yang lebih masif menjadi kebutuhan penting organisasi,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota KORPRI untuk menjaga budaya saling mengingatkan dan terbuka dalam memberikan masukan internal demi menjaga citra positif instansi pemerintah. Selain itu, KORPRI Kota Bontang diharapkan mampu mengembangkan usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya serta masyarakat luas.
Pada peringatan kali ini juga diberikan tali asih kepada ASN yang memasuki masa purna tugas dan ahli waris pegawai yang telah wafat, sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih atas pengabdian dan loyalitas mereka selama bertahun-tahun kepada Kota Bontang.
Tidak hanya itu, agenda HUT ke-54 turut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada ASN berprestasi di ajang Porprov KORPRI 2024, PON KORPRI 2025, serta tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) 10, 20, dan 30 tahun. Para penerima penghargaan dianggap sebagai teladan dan role model bagi ASN lainnya dalam menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK—berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Surat Keputusan Bersama antara Pemerintah Kota Bontang dan Pengadilan Agama Bontang terkait pelaksanaan perlindungan hak anak pasca-perceraian ASN. Kebijakan ini menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap pemenuhan hak nafkah anak dan mantan istri agar kehidupan dan pendidikan anak tetap terjamin.
Di akhir sambutannya, Neni kembali mengingatkan dua hal penting kepada seluruh ASN, yakni menjaga keharmonisan rumah tangga demi ketenangan bekerja, serta menjaga kebersihan lingkungan rumah dan kantor sebagai bagian dari budaya kerja sehat dan produktif.
“Saya mengajak seluruh ASN untuk mensyukuri penghasilan yang diperoleh dengan menunjukkan kerja nyata terbaik. Mari kita terus memberikan pelayanan optimal bagi pemerintah dan masyarakat Kota Bontang yang kita cintai bersama,” pungkasnya.(*)












Discussion about this post