Trending.co.id, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat langkah menuju digitalisasi birokrasi melalui penyusunan dokumen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Sosialisasi tahap akhir dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE, serta pedoman manajemen risiko, layanan, dan aset TIK, digelar di Lantai 1 Kantor Bappeda Kukar, Selasa (15/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan Kukar menghadapi era Pemerintahan Digital yang akan diberlakukan secara nasional mulai tahun 2026. Pemerintah pusat menetapkan transisi ini sebagai upaya menyempurnakan sistem layanan publik yang lebih adaptif, aman, dan terintegrasi. Dalam kegiatan itu, turut hadir perwakilan dari seluruh perangkat daerah, serta tim teknis SPBE dan konsultan dari PT Digitama Sinergi Indonesia.
Asisten III Setkab Kukar Dafip Haryanto yang mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif seluruh aparatur dalam menyukseskan transformasi digital ini. “SPBE bukan sekadar formalitas dokumen. Kita butuh perubahan cara kerja yang menyeluruh dan terinternalisasi di setiap unit perangkat daerah,” tegasnya.
SPBE dianggap sebagai strategi nasional transformasi digital pemerintahan yang diatur dalam Perpres Nomor 132 Tahun 2022. Dokumen yang disusun ini tak hanya menjadi bukti dukung dalam evaluasi SPBE, tetapi juga pondasi sistem digital pemerintahan yang akan menggantikan model sebelumnya. Pemerintah Kukar menganggap SPBE sebagai instrumen utama mewujudkan misi dalam Visi Kukar Idaman Terbaik 2025–2030, khususnya dalam peningkatan tata kelola dan SDM ASN.
Plt Kadis Kominfo Kukar Solihin dalam keterangannya menyampaikan bahwa Kukar telah ditetapkan sebagai salah satu lokus pemantauan SPBE tahun 2025 oleh Kementerian PANRB. Penetapan ini menjadi tonggak penting, karena hasil penyusunan dokumen akan dijadikan bahan evaluasi nasional untuk pengukuran Indeks Pemerintahan Digital yang akan berlaku mendatang.
“Terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang aktif terlibat dalam proses pengumpulan data dan diskusi teknis selama Juni lalu. Partisipasi ini mencerminkan keseriusan Kukar dalam mempersiapkan diri secara matang menghadapi era digital pemerintahan,” ujar Solihin, menambahkan bahwa Kukar akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor demi keberhasilan SPBE.
Kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Kukar tengah serius menyiapkan sistem birokrasi yang bukan hanya digital dalam tampilan, tetapi juga responsif dan efektif dalam praktik. Ke depan, keberlanjutan pendampingan dan monitoring pelaksanaan SPBE akan menjadi kunci keberhasilan transisi ke arah tata kelola pemerintahan digital seutuhnya.
[Adv | Diskominfo Kukar]












Discussion about this post